“Kau sudah dapat jenis anjing yang paling baik di dunia? Yang jilatannya bisa dilakukan dengan konsisten, artistik, dan inspiratif?” Tarno berujar ketus.
“Tidak semudah itu, ternyata mencari varietis anjing unggulan ini. Hampir semua punya keunggulan masing-masing. Namun tidak ada yang sesempurna yang kau inginkan.” pungkasku.
“Aduh, kamu ini bagaimana, orang sudah jelas perintahnya. Cari anjing yang paling menjilat! Tidak perlu peduli dengan proporsi tubuh, warna bulunya, atau kriteria lainnya. Aku tidak peduli akan itu!” Tarno lalu melengos beranjak pulang dari kantor.
Kantor kami memang lagi sibuk-sibuknya. Jelang pergantian tampuk kekuasaan di sini, semua orang pada repot. Repot menyiapkan sertijab, repot menyiapkan kenang-kenangan untuk para pemimpin lama, dan tentunya yang paling sibuk apalagi kalau bukan sibuk mengamankan posisi masing-masing. Di dunia yang tidak ada kepastian ini, semua ingin selamat sendiri. Ibarat naik pesawat terbang, jika tekanan udara di dalam pesawat berkurang drastis maka masker oksigen akan keluar. Sesuai instruksi dari pramugari atau pramugara, maka kita wajib mengenakan masker sendiri terlebih dulu sebelum membantu orang lain. Kami yang juga merupakan pejabat di tempat kami bekerja, juga terancam akan diganti oleh orang-orang baru. Lebih dari 20 tahun bekerja, kami tahu betul bahwa polanya memang demikian.
Bicara soal selamat dan menyelamatkan, praktek terbaik seperti terjadi di dalam pesawat terbang itu tidak berlaku bagi Tarno. Dia tidak ingin selamat sendiri namun bersama beberapa temannya yang sudah dianggapnya dekat, termasuk aku. Jumlah kami berempat terdiri dari 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Teman-teman kantor lainnya juga tahu bahwa kami sangat dekat sehingga mereka menjuluki kami sebagai Empat Sekawan. Kami sudah dekat sejak awal karena kami memang masuk dan dilantik sebagai karyawan di lembaga ini dalam waktu yang bersamaan. Kembali ke soal ancaman mutasi, pemimpin baru kami memang dirahasiakan siapa namanya. Tidak ada yang tahu, semua pada tutup mulut. Konon jika ada rahasia yang bocor maka jika ketahuan, orang yang membocorkan rahasia itu akan langsung kena pecat. Rahasia informasi ini dijaga betul untuk menghindari potensi suap menyuap bagi mereka yang ingin jabatannya bertahan atau bagi mereka yang ingin mendapatkan kenaikan jabatan. Walau demikian, pemimpin baru punya hak seluas-luasnya untuk melakukan pergantian jabatan. Dari yang sudah-sudah, dia akan membawa gerbong orang-orang terdekatnya untuk mengisi jabatan strategis di lembaga ini.
Alasan kami mencari jenis anjing-anjing terbaik bukan karena kami tidak ada kerjaan atau sekedar iseng. Anjing dikenal sebagai hewan yang dekat dengan manusia, pintar, dan seringkali berteman dengan manusia. Insting anjing juga bisa membaca pikiran dan kemauan manusia. Tidak heran jika banyak orang bilang anjing adalah salah satu hewan paling pintar di dunia. Anjing juga hewan yang pintar menjilat. Jika dibandingkan hewan lainnya seperti kerbau, komodo, atau bahkan siput, jilatan anjing terlihat lebih ces pleng.
“Jika pendekatan manusia tidak bisa kiranya mengamankan jabatan kita, maka kita akan menggunakan pendekatan anjing.” seloroh Tarno yang kuingat sampai sekarang. Di antara anggota Empat Sekawan ini, Tarno memang yang paling dominan dan lebih sering menyuruh-nyuruh. Sudah empat bulan ke belakang ini sejak desas-desus pergantian pimpinan mulai terdengar, kami berempat sudah sibuk belajar menjilat dari berbagai jenis anjing terbaik dunia. Agak aneh, tapi itulah hidup.
Tarno yang kukira sudah pulang tiba-tiba masuk ruangan lagi sambil berkata dengan semangat “Teman, kita aman, pergantian pimpinan dibatalkan. Jadi tidak perlu kita ‘menjadi’ anjing lagi.” senyum gembira tersembul dari mukanya.